Selamat datang di Rahasia Kehidupan Manusia

Rahasia Memperkuat Tenaga Batin

0 komentar

Apakah bisa tenaga batin/tenaga dalam diperkuat? Dan bagaimana cara memperkuat tenaga batin tersebut? Ya tentu saja bisa. Tenaga batin jika tidak digunakan adalah ‘tenaga biasa’ namun jika dioperasionalkan, tenaga batin mempunyai kekuatan berlipat ganda yang sulit diukur dan dinalar dengan akal sehat. Sebagai contoh, besi baja patah, ringan tubuh (levitasi), penyembuhan kilat, deteksi harta karun/benda bertuah, pengasihan, kebal senjata tajam, kebal peluru, kebal api dan lain sebagainya, hal tersebut sebagai bukti dahsyatnya efek kerja tenaga dalam.
 
Dan sebagaimana kita ketahui Wirid adalah salah satu aktivitas batin (berdoa) yang dilakukan secara rutin dan istiqomah, maksudnya mempertahankan aktivitas tersebut dalam suasana yang bagaimanapun walau dalam keadaan longgar atau susah, dalam bahaya ataupun selamat, dalam keadaan sibuk atau luang, dan dalam keadaan bagaimanapun.

Karena untuk dikabulkannya doa tidak ada seorangpun yang tahu, kapan doa tersebut dikabulkan dalam waktu secepat mungkin atau bahkan di tunda/lama, maka dengan mengamalkan doa secara rutin (wirid) lebih memungkinkan ia mendapatkan keajaiban-keajaiban yang tak terduga dari Allah SWT.

Dengan contoh: Anda mempunyai permasalahan yang amat rumit untuk di selesaikan pada ketika itu. Dan sebab Anda selalu mengamalkan suatu wirid/doa secara istiqomah, maka bisa jadi kesulitan itu terselesaikan pada saat itu juga, jadi karena wirid atau doa yang Anda lakukan pada masa lalu tersebut akan bisa terkabulkan pada masa sekarang.

Penjelasan diatas sesuai dengan sebuah hadits Rosullulloh yang artinya: “Sesunguhnya doa seseorang itu tidak akan lepas dari salah satu di antara tiga hal, ada kalanya di ampuni dosanya, ada kalanya di berikan kebaikan segera (di kabulkan sesuai permintaannya) ada kalanya ditunda pemberianya” (HR.Dailami)

Wirid Ilmu Batin

Karena itulah sehingga menurut kaidah para ahli hikmah atau ahli batin, wirid dapat di artikan menabung energi atau memperkuat energi. Ibarat orang menabung secara istiqomah atau rutin, baik saat longgar atau sempit maka lambat laun isi tabungan itu akan terus bertambah dan bertambah. Seseorang yang sudah mempunyai banyak tabungan, maka ia lebih mampu menyelesaikan banyak permasalahan hidup. Berbeda dengan orang yang tidak menabung secara disiplin, maka isi tabungannya tidak banyak.

Menurut para ahli hikmah, segala sesuatu yang rutin walau itu sedikit nilainya lebih baik dari pada amalan yang banyak tetapi hanya sesaat. Dan sebuah pepatah mengatakan yaitu “Bahwa selalu beristiqomah itu lebih baik dibandingkan seribu karomah (kemuliaan).” Maksud dari pepatah tersebut ialah: “Berdoa atau mengamalkan wirid pada saat manusia dalam kaadaan lapang (tidak ada kesulitan rezeki atau bahaya yang mengancam) adalah perbuatan yang amat mulia.”

Dalam hadits Rosullulloh SAW bersabda, yang artinya: “Tidak ada sesuatu yang paling mulia dalam pandangan Allah selain berdoa kepada-Nya, sedang kita dalam keadaan lapang.” (HR.Hakim)

Berdoa terus menerus selain bertujuan “menabung tenaga” juga membentuk kepribadian rendah hati, artinya seseorang itu merasa ada kekuatan lain (dari Allah SWT) sehingga ia tidak takabur dengan hasil ikhtiar yang di capainya. Namun oleh sebagian kalangan ada yang mengidentikan berdoa secara rutin itu tidak baik, mereka mengibaratkan kalau orang lain terus menerus meminta sesuatu darinya maka Ia yang dimintai akan bersifat sebel atau bosan.

Tetapi Allah Yang Maha Kaya dan Pemberi, justru merasa senang manakala ada seorang hamba yang dengan rendah hati bermohon kepada-Nya. Seorang kyai ahli hikmah berkata: “jika ada sebuah amalan wirid, maka amakanlah ijazah tersebut disetiap harimu dengan membacanya beratus-ratus kali, dan jika dirimu mempunyai hajat khusus, maka setiap ada hajat cukup di baca sekali saja”.

Seorang murid pun bertanya: “kenapa boleh jadi demikian pak kyai?”sang kyai menjawab: “Ya, karena wiridmu itu dapat diartikan menabung, sedangkan sekali bacaan wirid ketika kamu mempunyai hajat, dapat diartikan membuka kunci simpanan tabunganmu”. Konsep ini mampu untuk membangkitkan semangat kita, untuk mengamalkan suatu (atau beberapa) wirid secara istiqomah. Sehingga manakala ada hajat, kita sudah banyak tabungan yang setiap saat boleh di manfaatkan.

Ada enam langkah persiapan sebelum Anda mendalami ilmu batin. Ini penting di fahami mengingat saat ini banyak orang menganggap hal itu mudah dalam mengamalkannya:
  1. Yakin. Keyakinan merupakan kunci utama ilmu ini, yaitu yakin kepada Allah yang memiliki segala ilmu, yakin pada ilmu yang mau Anda pelajari dan yakin kepada guru yang membimbing. Sebab keyakinan merupakan modal utama dan kekuatan inti batin, sehinga yakin menjadi faktor penting yang menjamin seseorang mampu atau tidak menjadi seorang ahli batin/hikmah.
  2. Mantap pada niat. Kemantapan dan berkemauan keras merupakan modal dasar dalam mempelajari ilmu batin. Hampir semua ahli kebathinan mempunyai hasrat yang besar untuk menguasai ilmunya sehingga kekuatan dan keinginannya tersebut cenderung orang lain akan menganggapnya gila ilmu. Maksudnya, hari-harinya dipenuhi dengan hal-hal yang berbau supranatural. Satu hal yang Anda harus lakukan yaitu tetap dalam satu koridor “Sadar” mantap pada niat Anda.
  3. Sabar dan tabah. Jika kita sudah mulai berproses (belajar ilmu batin) kesabaran dan ketabahan akan teruji. Saat itulah orang yang merasa tidak mampu pada ujian yang dihadapinya, dan ia pun ragu apakah batinnya kuat atau tidak. Banyak yang salah berpendapat “bahwa sekali saja kita belajar ilmu batin maka langsung bisa …. SALAH... Bagaimanapun ilmu batin memerlukan ketekunan, kesabaran, ketabahan menghadapi godaan dan cobaan.
  4. Ikhlas. Semua amalan dari guru hendaknya di lakukan dengan ikhlas, sebab sesuatu yang di lakukan dengan ihklas akan mudah menjalani, bisa jadi dalam pengamalannya tidak ikhlas, hal tersebut akan menghalang perjalanannya dalam mempelajari ilmu batin. Atau bahkan ilmu tersebut tidak masuk sama sekali dalam manifestasinya “IKHLAS” yang lain yaitu ihklas menjalani kehidupan ini.
  5. Berani. Tanpa keberanian jangan coba-coba mempelajari ilmu batin, sebab jika sudah masuk ke dunia ilmu ini sudah tentu akan mengalami peristiwa-peristiwa ghoib, pemandangan-pemandangan ghoib, suara aneh, gejala aneh, dan tidak menutup kemungkinan akan di temui makhluk-makhluk aneh/ghoib. Pastikan dan yakinkan bahwa Anda siap, berani menghadapi hal-hal tersebut.
  6. Cinta. Ini juga sebahagian daripada proses belajar ilmu batin. Harus berani menerima kenyatan bahwa dunia (ilmu batin/hikmah) adalah sebagian daripada kehidupannya. Ini sudah risiko, sebab proses belajar ilmu batin memerlukan waktu yang lama, sehingga tanpa rasa cinta rasanya sukar untuk mendapatkanya.
Hati-hatilah, karena mempelajari ilmu batin harus memahami dan diamalkan sesuai RAMBU-RAMBU PERINTAH AGAMA. Apalah artinya “BERILMU” tapi akidahnya melencong dan apalah arti “SAKTI” tapi tidak memahami agama. Dan bagaimanapun orang sakti “PASTI AKAN MATI”.
Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Rahasia Kehidupan manusia | Creating Website | Johny Template | Mas Template | Pusat Promosi
Copyright © 2015. Rahasia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger